Pola dan Struktur VERB Kata Kerja

Wednesday, July 4th, 2012 - grammar, VERB - KATA KERJA

Fungsi Verbs

Verbs (Kata Kerja) adalah kata yang menunjukkan suatu perbuatan, kondisi atau keadaan. Dalam Bahasa Inggris, Verbs biasanya disingkat dengan (v). Verbs biasanya berposisi sebagai predikat kalimat.

Berdasarkan fungsinya di dalam sebuah kalimat mempunyai berbagai Pola dan struktur yang berbeda-beda. Berikut ini akan kami jelaskan sedikit tentang pola dan struktur dari Kata Kerja seperti penjelasan di atas tadi:

1. Subject + intransitive verb

Kata Kerja Intransitif adalah Kata kerja yang tidak membutuhkan objek seperti mendidih, berkicau, membeku, dll.

Contoh:

  • Water boils.
    (Air mendidih)
  • My father sleeps.
    (Ayah saya tidur)
  • Water freezes.
    (Air membeku)
  • I go to office by car.
    (Saya pergi ke kantor mengendarai mobil)

2. Subject + transitive verb + direct object

Kata Kerja Transitif harus memiliki minimal 1 buah Objek. Direct Object (Objek Langsung) adalah objek langsung dari Kata kerja atau predikat kalimat.

Perhatikan contoh kalimat Bahasa Indonesia di bawah ini:

  • Ibu membelikan saya sebuah boneka.

Pada kalimat di atas, ada 2 buah objek, yaitu “saya” dan “sebuah boneka“. Ini artinya ada Objek Langsung dan Objek Tidak langsung.

Bagaimana mengetahui yang mana Objek langsung dari sebuah kalimat? Cara yang paling mudah adalah dengan menanyakan pertanyaan berikut:

  • Ibu Membeli apa? Boneka
  • Untuk siapa? Saya

Dengan menanyakan “apa?” maka kita akan tahu bahwa itulah Objek langsungnya.
Contoh Kalimat:

  • My brother is eating a manggo.
    (Adik saya sedang makan mangga)
  • He calls the police.
    (Dia menelpon polisi)
  • The secretary wrote a letter.
    (Sekretaris itu menulis sebuah surat)

3. Subject + verb + object + adverb particle

Ada beberapa Kata kerja yang diikuti oleh Particles (Misalnya: put on, take off, give away, bring up, call in). Kadang-kadang Particle tersebut dipisahkan dengan kata kerjanya dan diletakkan setelah Objek Langsung (Direct Object).

Contoh:

  • He turns the light on.
    (Dia menghidupkan lampu)
  • When I came, he was taking his coat off.
    (Ketiak saya tiba, dia sedang membuka jasnya)
  • You should bring him up harder.
    (Anda harus menjaganya dengan lebih keras lagi)

Catatan:

Particle diletakkan setelah Objek apabila Object-nya adalah Personal Pronoun (e.g. him, them, me, us, it) atau Objeknya sangat singkat. Namun apabila Objeknya panjang maka letakkan Particle tersebut sebelum Objeknya.
Contoh:

  • He turns on the new Spanish light.
    (Dia menghidupkan lampu baru bergaya Spanyol itu)
  • When I came, he was taking off his new leather coat.
    (Ketika saya tiba, dia sedang membuka jaket kulit barunya)
  • You should bring up the lazy and stupid boy.
    (Anda harus menjaga anak yang malas dan bodoh itu)

4. Subject + verb + indirect object + direct object

Pola di atas digunakan apabila Objek Tak Langsung (Indirect Object) lebih pendek dari Objek Langsungnya (Direct Object) atau Objek Langsungnya (Direct Object) satu kesatuan makna yang apabila dipisah malah membuat kesalahpahaman.

Contoh:

  • My mother bought me a doll.
    (Ibu saya membelikan saya sebuah boneka)
  • She gave me a flower.
    (Dia memberikan saya sekuntum bunga)
  • They send him a present.
    (Mereka mengiriminya sebuah hadiah)

5. Subject + verb + direct object + preposition + indirect object

Pola ini digunakan apabila Objek Langsung lebih pendek dari pada Objek Tak Langsung atau apabila Objek Langsungnya adalah satu kesatuan makna yang perlu mendapatkan penekanan makna.

Contoh:

  • My mother bought a doll for my little step sister.
    (Ibu saya membelikan sebuah boneka adik tiri saya yang masih kecil)
  • She gave flowers to everyone here.
    (Dia memberikan sekuntum bunga kepada setiap orang yang ada disini)
  • She will give a present to anybody who can find her purse.
    (Mereka memberikan sebuah hadiah kepada siapa saja yang dapat menemukan dompetnya)

6. Subject + verb + object + complements

Complement adalah Objek Pelengkap.

Contoh:

  • They call me the Legend.
    (Mereka memanggil saya Sang Legenda)
  • My father named my baby Arman Maulana.
    (Ayah saya menamakan anak saya dengan nama Arman Maulana)
  • I post him my assistant.
    (Saya mengangkatnya sebagai asisten saya)

7. Subject + be + complement

Kata Kerja “be” diikuti oleh Subject Complement. Subject Complement terdiri dari Kata Benda, Kata Sifat, Kata Keterangan atau Frase Kata Keterangan.

Contoh:

  • I am an English teacher.
    (Saya seorang guru Bahasa Inggris)
  • My father is a pilot.
    (Ayah saya adalah seorang pilot)
  • My mother is a chef.
    (Ibu saya seorang koki)

Beberapa Kata Kerja Intransitif juga dapat diikuti oleh Subject Complements.

  • She looks beautiful.
    (Dia terlihat cantik)
  • The cake tastes nice.
    (Kue itu terasa enak)
  • It sounds interesting.
    (Kedengarannya menarik)

8. Subject + verb + question word + infinitive

Pada pola ini, “question word + infinitive” berfungsi sebagai Objek Langsung.

Contoh:

  • I don’t know where to go.
    (Saya tak tahu kemana harus pergi)
  • She wondered how I can climb the wall so easily.
    (Dia ingin tahu bagaimana saya bisa memanjat dinding itu dengan mudah)

9. Subject + verb + indirect object + question word + infinitive

Pola ini hamoir sama dengan pola No.8, namun bedanya didahului oleh sebuah objek tak langsung.

Contoh:

  • He asked me where I lived?
    (Dia bertanya dimana saya tinggal)
  • My teacher told me where I should go.
    (Guru saya mengatakan kepada saya kemana saya harus pergi)

10. Have (or get) + object + past participle

Pola seperti di atas biasanya diajarkan pada materi Causative. Pola ini menjelaskan bahwa Subjek menginginkan Objek untuk melakukan suatu pekerjaan.

Contoh:

  • I have him cleaned the toilet.
    (Saya memintanya untuk membersihkan toilet)
  • She got me brought her novel.
    (Dia meminta saya untuk membawakan novelnya)

11. The… the…

Pola ini disebut juga dengan Parallel Comparison. Artinya adalah “makin…., makin….

Contoh:

  • The shorter, the better.
    (Makin cepat, main baik)
  • The harder you study, the more successful you are.
    (Makin keras kamu belajar, makin sukseslah kamu)

12. Subject + verb + object + infinitive

Pola ini biasanya diajarkan pada materi Infinitive.

Contoh:

  • I heard him sing a song.
    (Saya mendengar dia menyanyikan sebuah lagu)
  • I saw you walk across the street.
    (Saya melihatmu berjalan menyebrang jalan)

13. Subject + verb + object + to infinitive

Pola ini juga biasanya diajarkan pada materi Infinitive.

Contoh:

  • I want him to sing a song.
    (Saya mau dia menyanyikan sebuah lagu)
  • I order you to walk across the street.
    (Saya menyuruhmu berjalan menyebrang jalan)

14. Subject + verb + V-ing

Pola ini biasanya diajarkan pada materi Gerunds.

Contoh:

  • I forget bringing my book.
    (Saya lupa membawa buku saya)
  • I avoid meeting him.
    (Saya menghindar bertemu dengannya)

Dan masih banyak pola-pola lainnya. Anda dapat mencarinya di Internet.

Leave a Reply