Penggunaan Would

Wednesday, June 27th, 2012 - grammar

Pengertian Would

Would   adalah bagian dari modal verb dan diikuti oleh infinitive without ‘to’. “Would” sering disingkat dengan ‘d.

  • I’d like to come with you, but I’m busy.
    (Saya mau datang bersama kamu, tetapi saya sibuk)
  • He’d come if you invited him.
    (Dia akan datang jika kamu mengundangnya)

Would mempunyai banyak sekali kegunaan, seperti akan dijelaskan di bawah ini:

CONDITIONAL (Kalimat Pengandaian)

Would digunakan dalam bentuk Conditional yang berbeda-beda tipe:

1) Present Unreal Conditional

Yaitu pengandaian di masa sekarang yang mungkin saja terjadi jika persyaratannya terpenuhi.

Contoh:

  • If I went to China, I would visit the Great Wall.
    (Jika saya pergi ke China, saya akan mengunjungi Dinding Raksana)
  • I would buy a car if I had a lot of money.
    (Saya akan membeli sebuah mobil jika saya punya banyak uang)
  • If she were nice to me, I would invite her to my party.
    (Jika dia bertingkah baik terhadap saya, saya pasti akan mengundangnya ke pestaku)

2) Past Unreal Conditional

Yaitu Pengandaian di masa lampau yang tidak mungkin lagi akan tercapai. Pengandaian tersebut akan tercapai jika persyaratannya pada waktu lampau terpenuhi, namun sekarang tidak ada gunanya lagi, semuanya sudah terjadi.

Contoh:

  • If she had studied harder, she would have passed her exams.
    (Jika dia belajar lebih giat lagi, maka dia pasti lulus ujian itu)
  • You would have been happy if you had had got married her.
    (Kamu pasti sudah bahagia jika kamu menikahinya dulu)
  • If you had invited her, she’d have come.
    (Jika kamu mengundangnya, dia pasti akan datang)

REPORTED SPEECH (Kalimat Laporan)

Dalam reported speech ‘will‘ diganti menjadi would.

Contoh:

  • She said that she would help you.
    (Dia berkata bahwa dia akan membantumu)
  • He said he wouldn’t be able to come with us on Saturday.
    (Dia berkata bahwa dia tidak akan bisa datang dengan kita pada hari Sabtu nanti)
  • She asked if I would do her a favour.

    (Dia bertanya apakah saya akan membantunya)

REQUEST & OFFER (Permintaan dan Penawaran)

Gunakan woulduntuk menyuruh orang lain melakukan sesuatu:

  • Would you do me a favour?
    (Tolong bantu saya)
  • Would you mind opening the window?
    (Bisa minta tolong untuk bukakan jendelanya?)
  • Would you like to pass me the sugar?
    (Bisa minta tolong ambilkan gulanya?)

PAST FUTURE TENSE

Fungsi kata “would” pada Past Future adalah “Anda pikir di masa lampau sesuatu akan terjadi di masa yang akan datang”. Contohnya “Kemarin Anda pikir hari ini Presiden Amerika akan datang ke Indonesia. Hari ini pada hari kemarin adalah “future”. Itulah Past Future.

  • We would be playing football by the time you came yesterday.
    (Kami akan sedang bermain bola pada jam 8 besok)
  • I would be in my office when you cam.
    (Saya akan ada di kantor saya ketika kamu datang)

PREFERENCE (Pernyataan Lebih Suka)

Pada fungsi ini, kita biasanya menggunakan would rather.

  • What would you rather do on Sundays?
    (Apa yang lebih suka kamu lakukan pada hari Minggu?)
  • I’d rather stay at home than go fishing.
    (Saya lebih suka berada di rumah daripada pergi memancing
    )

Leave a Reply