Penggunaan To be Am , is , are

Tuesday, July 17th, 2012 - grammar, TO BE

TO BE Am , is , are

Digunakan untuk menghubungkan Subject dan Predicate dalam kalimat.

Contoh (example) :

SUBJECT TO BE PREDICATE ARTINYA
I am a student Saya pelajar
He is a teacher Dia guru
She is a nurse Dia juru rawat
It is a car Itu mobil
You are clever Kamu pandai
We are Indonesians Kami orang Indonesia

Dalam kalimat negatip (negative sentence) , harus ditambahkan ‘not’ dibelakang ‘to be’  dan dapat disingkat  ‘am, is, are’ menjadi  ‘ain’t, isn’t, aren’t’

Contoh (example) :

I am not a businessman Saya bukan usahawan
He is not a pilot Dia bukan pilot
She is not a doctor Dia bukan dokter
It is not a truck Itu bukan Truk
You are not stupid Kamu tidak bodoh
We are not Americans Kami bukan orang Amerika
They are not in the yard Mereka tidak di halaman
I ain’t going Saya tidak pergi
He isn’t there Dia tidak disana
They aren’t here Mereka tidak disini

 

Dalam kalimat tanya (interrogative sentence) , ‘to be’ diletakkan didepan Subject.

Contoh (example) :

Is it good ? Apakah itu bagus ?
Am I handsome ? Apakah saya tampan ?
Are you happy ? Apakah kamu bahagia ?
Is he a soldier ? Apakah dia prajurit ?
Is she a nun ? Apakah dia biarawati ?
Are they in the garden ? Apakah mereka di kebun ?
Are we in the right way ? Apakah kami dalam arah yang benar ?

 

Dalam kalimat tanya negatip (negative interrogative sentence), ‘to be’ yang disertai ‘not’ diletakkan di depan.

Contoh (example) :

Aren’t you a pilot ? Bukankah anda seorang pilot ?
Aren’t we right ? Bukankah kita benar ?
Aren’t they busy ? Tidakkah mereka sibuk ?
Isn’t he clever ? Tidakkah dia pandai ?
Isn’t it dangerous ? Tidakkah itu berbahaya ?

 

Dalam kalimat perintah atau seru (imperative) , ‘to be’ tetap menjadi ‘be’ dan diletakkan di depan predicate.

Contoh (example) :

Be careful ! Hati-hatilah !
Be brave ! Jangan gentar !
Be fair ! Jujurlah !
Be quiet ! Jangan berisik !

Mau Belajar Bahasa Inggris? Klik aja www.belajarbahasainggrisyuk.com