Kegunaan Kalimat Pasif

Wednesday, July 4th, 2012 - grammar, PASSIVE VOICE, SENTENCES - KALIMAT

Pengertian Kalimat Pasif

Kalimat Pasif adalah kalimat yang diawali dengan imbuhan “di-” atau “ter-” dalam Bahasa Indonesia. Namun secara umum, Kalimat Pasif Bahasa Inggris dibentuk dengan menambahkan “tobe” sebelum “V3″ atau “be + V3“. Walaupun menurut statistik bahwa Kalimat Pasif mendominasi sekitar 60% dalam Bahasa Inggris, namun kita harus tahu, kapan kita menggunakan Kalimat Pasif.

Fungsinya adalah sebagai berikut:

1. Subjek/pokok pembicaraan.

  • The murderer has been arrested.
    (Pembunuh itu sudah ditahan)
  • The house was built in 1654.
    (Rumah itu dibangun tahun 1654)
  • The road is being repaired.
    (Jalan itu sedang diperbaiki)

Penjelasan

Ketiga kalimat diatas ingin menunjukkan atau menekankan Subjek/pokok pembicaraan, yaitu “the murderer”, “the house”, dan “the road”, bukan pada siapa yang melakukan ketiga kegiatan tersebut.

2. Pelaku Kegiatan.

Jika kita ingin membuat kalimat, dalam bahasa apapun itu, kita tahu siapa yang melakukan pekerjaan itu, sebaiknya gunakanlah “Kalimat Aktif“. Sebaliknya jika Anda tidak tahu atau ragu-ragu siapa yang melakukan suatu perbuatan, maka gunakanlah “kalimat Pasif“.

Contoh:

  • When I came, the door was opened.
    (Ketika saya tiba, pintunya terbuka)
  • Nodony knows why he was killed.
    (Tak seorangpun tahu mengapa dia terbunuh)
  • You know, my wife has no any enemies but my wife was murdered so cruelly.
    (Kamu tahu, istri saya tidak pernah musuh tetapi dia dibunuh secara kejam)

3. Pelaku yang sudah dikenal

Bagian ketiga ini adalah kebalikan dari bagian kedua diatas. Jika kita sudah yakin bahwa orang yang kita ajak bicara sudah mengetahui siapa yang melakukannya, maka Anda boleh menggunakan kalimat pasif.

Tujuan dari pembuatan kalimat pasif ini adalah untuk penghematan kalimat.

Contoh:

  • Indonesian independence was proclaimed on August 17, 1945.
    (Kemerdekaan Indonesia diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945)
  • “Indonesia Raya” was composed in 1945.
    (Lagu Indonesia Raya dikarang pada tahun 1945).

Penjelasan

  • Tanpa kita sebutin siapa yang memproklamasikan, Pendengar atau orang yang kita ajak bicara mengerti siapa dia.
  • Semua orang sudah tahu siapa yang mengarang lagu Indonesia Raya.

Kesimpulan:

Jadi, selain ketiga alasan di atas, sebaiknya kita gunakan Kalimat Aktif. Semoga bermanfaat.