Fungsi to infinitive Sebagai Subject

Friday, February 10th, 2012 - grammar, INVFINITIVES

Pada penjelasan sebelumnya pada postingan Mengenal to infinitive, sudah dijelaskan pada kondisi-kondisi apa saja kita bisa memakai to infinitive. Nah sebenarnya itu adalah pondasi berpikir dalam mengaplikasikan to infinitive. Mungkin ada dari sahabat sekalian yang penasaran buat apa sih belajar to infinitive, apa sih kegunaan to infinitive dsb. Pada postingan kali ini akan dijelaskan fungsi dan kegunaan to infinitive itu sendiri. Gunanya adalah agar kita lebih tau dan mengenal to infinitive secara lebih mendalam secara harfiah.

Fungsi to infinitive itu sebenarnya macem-macem. Bisa digunakan sebagai  noun ( kata benda ), adjective ( kata sifat ), ataupun adverb ( kata keterangan). Bingung? Oke sebaiknya langsung dikasih contoh aja ya biar paham.

Contoh :

Noun: To find a good job is a long process. (subject)
She is trying to find a job. (object)

Dari contoh di atas dapat kita ketahui bahwa to infinitive bisa dijadikan subject maupun object.Permainan pembolak-balikan subject-object ini bisa sahabat lihat pada cerita-cerita ataupun surat kabar yang berbau Bahasa Inggris.

Adjective: I am very happy to hear that

Adverb: He went to buy a car.

Oke mari kita simak fungsi to infinitive secara lebih detail.

Infinitive Sebagai Subject

Nah kali ini kita akan fokus akan fungsi to infinitive sebagai subject. To infinitive sering kali dijadikan subjek dalam sebuah kalimat. Dan tidak jarang juga infinitive ini secara teoritis menggantikan fungsinya sebagai “it”.

Contoh

To travel to Indonesia takes two hours

To explore the internet is entertaining

Nah ini sama saja artinya dengan :

It takes two hours to tavel to Indonesia

It is entertaining to explore the internet.

Nah inilah pembolak-balikan subjek tapi yang jelas arti dan makna dari kalimat tersebut adalah sama. Nah dengan mengetahui hal ini jadi kita seharusnya jangan terjebak lagi dalam salah pendefinisian Subject, Predicate, Object, dsb. Misalnya ada kata to yang disertai verb pada awal kalimat, lantas jangan kita judge dengan “oh itu kata kerja tuh jadi nggak mungkin jadi Subjek!”, hal tersebut adalah merupakan sebuah kesalahan fatal.

To infinitive tidak hanya menggantikan it tapi juga bisa menggantikan gerund.

Contoh :

To speak five languages well may be an advantage. ( to infinitive )

Speaking five languages well may be an advantage. ( gerund )

Dari contoh diatas bisa dilihat penulisannya berbeda tapi maknanya tetaplah sama. Tapi antara gerund dan to infinitive yang paling umum digunakan sebagai subject pada awal kalimat adalah gerund. Hal ini dikarenakan pengucapannya cenderung lebih mudah. Tapi posisi gerund dan to infinitive adalah sama yaitu sama-sama saling menggantikan.

Nah pada kebanyakan kasus, to infinitive bisa menjadi subject dikarenakan adanya accusative pronoun yaitu  “ for + noun”.

Contoh :

For me to speak five languages well would be ideal.

For us to travel is exciting

For them to browse the internet is entertaining

Nah pada contoh kehidupan sehari-hari to infinitive diterapkan pada kasus-kasus pendefinisian maupun pengutipan akan sesuatu hal. Contoh bisa sahabat lihat di kamus-kamus Oxford. Di kamus tersebut setiap pendefinisian katanya dari A sampai Z dimulai dengan to infinitive.

Contoh :

To believe is very dull.

To be lulled into security is to die. -Oscar Wilde

Semoga sahabat mengerti dan paham sampai disini ya :) ..