Contoh dan Penggunaan Gerunds

Wednesday, July 4th, 2012 - GERUNDS, grammar

Pengertian Gerund

Gerund adalah kata kerja yang berakhiran -ing yang berfungsi sebagai kata benda. Gerunds mempunyai bentuk yang sama dengan Participles, yaitu sama-sama berakhiran -ing, namun berbeda fungsi. Untuk Participles kami akan membahasnya secara terpisah.

Di bawah ini akan kami bahas fungsi dari Gerund. Hal yang perlu diingat adalah Gerunds dianggap sebagai Singular dan kata gantinya adalah “it”.

Kapan kita Gunakan Gerunds?

1. Sebagai Subjek Kalimat

Apabila kita ingin meletakkan Kata Kerja di awal kalimat, maka kita harus mengubahnya menjadi V-ing.

Contoh:

  • Smoking is bad for your health.
    (Merokok itu tidak baik untuk kesehatan)
  • Reading is my hobby.
    (Membaca adalah hobi saya)
  • Speaking is easy but doing is difficult.

2. Sebagai Objek Kalimat

Apabila Kata Kerja berfungsi sebagai Objek Kalimat, maka gunakan juga V-ing (Gerunds).

Contoh:

  • He loves teaching very much.
    (Dia suka sekali mengajar)
  • I don’t like fishing.
    (Saya tidak suka memancing)
  • I will stop smoking.
    (Saya akan berhenti merokok)

3. Sebagai Subjective Complement

Apabila ada kata kerja yang berfungsi sebagai pelengkap pokok kalimat, maka juga harus dibentuk dalam V-ing. Bentuk ini biasanya setelah “to be”.

Contoh:

  • My hobby is swimming.
    (Hobby saya adalah berenang)
  • His best talent is teaching.
    (Bakat terbaiknya adalah mengajar)
  • My favorite activity in leasure time is fishing.
    (Aktivitas favorit saya pada waktu senggang adalah memancing)

4. Setelah No..!

Pada ungkapan larangan setelah “No” juga harus dibuat dalam bentuk V-ing (Gerunds).

Contoh:

  • No spitting!
    (Dilarang meludah!)
  • No Smoking!
    (Dilarang merokok)
  • NoParking here!
    (Dilarang parkir disini!)

5. Setelah Possessive Adjectives

Jika ingin meletakkan kata kerja setelah kata kepunyaan seperti my, our, her, dll maka kata kerjanya juga harus dalam bentuk Gerunds.

Contoh:

  • Thank you for your visiting.
    (Terima kasih atas kedatangan Anda)
  • I am sorry for my coming late.
    (Mohon ma’af atas keterlambatan saya)
  • Their speaking is completely understood.
    (Pembicaraan mereka sangat dipahami)

6. Menyatakan Pasif

Untuk menyatakan kalimat pasif, khususnya setelah Kata Kerja Want, Need, require, dan deserve, maka gunakan Gerunds.

Contoh:

  • Your house need repainting.
    (Rumahmu perlu dicat ulang)
  • This car wants repairing.
    (Mobil ini mau diperbaiki)
  • English requires studying.
    (Bahasa Inggris perlu dipelajari)

7. Sebagai Idimatic Expression

Untuk fungsi ini biasanya berpola “GO + V-ing“.

Contoh:

  • I went shopping with my mother.
    (Saya pergi berbelanja dengan ibu saya)
  • She will go camping, won’t she?
    (Dia akan pergi berkemah, bukan?)
  • Do you go fishing on Sundays?
    (Apakah kamu pergi memancing setiap hari Minggu?)

8. Setelah Kata Depan (Prepositions)

Apabila ada kata kerja yang berada setelah kata depan, maka harus dibentuk dalam Gerunds.

Contoh:

  • Before leaving, I locked the door.
    (Sebelum pergi, saya mengunci pintu rumah)
  • He goes out without saying anything.
    (Dia keluar tanpa mengucapkan sepattah kata pun)
  • They are talking about facing the exam.
    (Mereka sedang membicarakan tentang bagaimana menghadapi ujian)

9. Setelah Kata Kerja Tertentu

Apabila ada kata kerja setelah kata kerja di bawah ini, maka kata kerja yang kedua harus dalam bentuk Gerunds.

Admit, discuss, enjoy, forget, remember, finish, stop, avoid, dll

Contoh:

  • My father enjoy swimming very much.
    (Ayah saya suka sekali berenang)
  • Mary has finished discussing about Africa and its people.
    (Mary sudah selesai mendiskusikan tentang Africa dan orang-orangnya)
  • Mr. Arman asked us to stop fighting.
    (Tuan Arman meminta kami untuk berhenti berkelahi)

10. Sebagai Pelengkap Idiom

Apabila ada kata kerja yang berada setelah idiom di bawah ini, maka juga harus dalam bentuk Gerunds.

Cant’t help, feel like, can’t stand, look like, don’t mind, it’s wort, it’s no good, it’s no use, dll

Contoh:

  • I think it’s no use trying it again.
    (Saya rasa tidak ada gunanya untuk mencobanya lagi)
  • It’s no good waiting for him.
    (Tidak ada baiknya kita menunggunya)
  • I can’t stand meeting the Queen.
    (Saya sudah tidak tahan lagi untuk berjumpa dengan sang Ratu)

Gerunds atau Infinitive?

Ada beberapa kata kerja yang telah kita bahas pada point 9 di atas, adakalanya ditambah dengan Infinitives, adakalanya ditambah dengan Gerunds. Perbedaannya adalah sebagai berikut:

  • Remember + V-ing = Ingat apa yang telah dilakukan
  • Remember + to V= Ingat apa yang harus dilakukan
    • I will always remember meeting you for the first time.
      (Saya akan selalu mengingat perjumpaan dengan kamu untuk pertama kali)
    • Please remember me to bring your book!
      (Jangan lupa untuk membawa buku saya)
  • Forget + V-ing = Lupa akan apa yang telah dilakukan
  • Forget + to Verb= Lupa apa yang harus dilakukan
    • I will never forget seeing the Queen.
      (Saya tidak akan pernah melupakan perjumpaan saya dengan Sang Ratu)
    • She always forgets to give me my letter.
      (Dia selalu lupa untuk memberikan surat saya)
  • Stop + V-ing =  Berhenti melakukan suatu perbuatan
  • Stop + to Verb= Berhenti sejenak untuk melakukan kegiatan lain
    • I really must stop smoking.
      (Saya benar-benar harus berhenti merokok)
    • Every half hour I stop work to smoke a cigarette.
      (Setiap setengah jam, saya berhenti bekerja untuk merokok dulu)
  • Go on + V-ing = Melanjutkan apa yang sedang dikerjakan
  • Go on + to Verb= Berhenti melakukan sesuatu untuk melakukan sesuatu yang baru
    • How long do you intend to go on seeking jobs?
      (Berapa lama kamu bermaksud untuk terus mencari pekerjaan?)
    • He welcomed the new students and then went on to explain the college regulation.
      (Dia menerima murid baru dan kemudian menjelaskan peraturan perkuliahan)
  • Regret + V-ing = Menyesal apa yang telah terjadi
  • Regret + to Verb= Menyesal akan apa yang akan dikatakan
    • I don’t regret telling her the truth.
      (Saya tidak menyesal mengatakannya tentang kebenarannya)
    • I regret to inform you that we can’t offer you employment.
      (Saya menyesal mengatakan kepada Anda bahwa Anda tidak diterima bekerja disini)
  • Interested in + V-ing = Tertarik pada apa yang telah dan akan terjadi
  • Interested in + to V = Tertarik pada ide atau pendapat seseorang untuk melakukan sesuatu
    • I am interested in working in Switzerland. Do you know anybody who could help me?
      (Saya tertarik bekerja di Swiss. Apakah kamu kenal seseorang disana yang bisa membantu saya?)
    • I was interested to read in the paper that scientists have found out how the universe began.
      (Saya tertarik untuk membaca koran yang berisi pendapat para ahli tentang awal mula alam semesta)
  • Like + V-ing = Suka
  • Like + to Verb = Memilih, Kebiasaan, Berfikir lebih baik untuk melakukan sesuatu
    • I like walking in the garden.
      (Saya suka berjalan-jalan dikebun itu)
    • I like to get up early so that I can get plenty of work done before lunch.
      (Saya sudah terbiasa bangun pagi sehingga saya masih punya banyak pekerjaan yang dapat dilakukan sebelum makan siang)
  • Try + V-ing = Bereksperimen, mencoba-coba
  • Try + to verb = Mencoba melakukan sesuatu yang sulit
    • I tried sending her flowers but it didn’t have any effect.
      (Saya mencoba mengirimnya setangkai bunga tetapi tidak ada pengaruh sama sekali)
    • I once tried to learn Japanese.
      (Saya pernah mencoba belajar bahasa Jepang)
  • Kata Love, hate dan preferdapat digunakan untuk kedua pola (Infinitives dan Gerunds) dan artinya pun tidak berubah (sama saja).
    • I love lying/to lie on my back and staring/to stare at the sky.
      (Saya suka menyandar dan memandangi angkasa)
    • Some people hate working/to work in the early morning.
      (Beberapa orang tidak suka bekerja pagi-pagi sekali)
    • Personally, I prefer working/to work in the morning.
      (Secara pribadi, saya lebih suka bekerja di pagi hari)
  • Kata Allow, advise, forbid dan permit diikuti oleh Gerunds ketika tidak ada personal object seperti me, you, them, dll. Kemudian, jika keempat kata tersebut dibuat dalam bentuk negative seperti is allowed, was advised, dll, maka kita hanya boleh menggunakan Infinitives.
    • Sorry, we don’t allow smoking in the lecture room.
      (Maaf, Anda tidak boleh merokok di ruang kuliah)
    • We don’t allow people to smoke in here.
      (Kami tidak mengijinkan siapapun merokok disini)
    • I wouldn’t advise taking the car – there’s nowhere to park.
      (Saya tidak menyarankan untuk membawa mobil sebab tidak ada tempat parkirnya disana)
    • I wouldn’t advise you to take the car.
      (Saya tidak menyarankan untuk membawa mobil)
    • Everyone is allowed to take the cake.
      (Setiap orang diijinkan mengambil kuenya)
  • Setelah kata see, watch dan hear, bentuk Gerunds berarti menunjukkan bahwa kita melihat atau mendengar suatu perbuatan atau kegiatan yang sudah selesai (hasil dari suatu perbuatan). Kita tidak melihat atau mendengar proses kejadiannya. Sedangkan kalau kita menggunakan Bare Infinitives, berarti kita melihat atau mendengar suatu kegiatan dari awal hingga akhir.
    • When I walked past his house I heard him practicing the violin.
      (Ketika saya berjalan melintasi rumahnya, saya mendengar dia sedang berlatih bermain biola)
    • When I glanced out of the window I saw Mary crossing the road.
      (Ketika saya melihat keluar jendela, saya melihat Mary sedang menyebrang jalan)
    • I watched him step off the pavement, cross the road, and disappear into the post office.
      (Saya melihatnya berjalan di trotoar, menyebrang jalan, dan menghilang ketika masuk ke Kantor Pos)
  • Afraid of + V-ing dan Afraid + to Verbkedua-duanya dapat digunakan dengan sedikit perbedaan arti. Namun, ketika kita sedang membicarakan sesuatu yang terjadi kepada kita secara tidak terduga atau tidak kita inginkan, maka gunakanlah Gerunds.
    • I am afraid of crashing.
      (Saya takut jatuh)
    • I don’t like to speak French because I am afraid of making mistakes.
      (Saya tidak suka berbicara dengan Bahasa Perancis sebab saya takut salah)
  • Kata Begin dan startdapat diikuti oleh Gerunds atau Infinitives tanpa ada perbedaan arti yang signifikan. Namun, biasanya jika kita ingin membicarakan tentang suatu awal kegiatan dari suatu aktivitas yang sudah lama kita lakukan, biasanya kita gunakan Gerunds.
    • How old were you when you first started playing the piano?
      (Berapa usia kamu ketika pertama kali mulai bermain piano?)
    • How long have you started looking for the job?
      (Berapa lama Anda sudah mulai mencari pekerjaan?)
  • Setelah kata propose, attempt, intend, continue, can’t bear dan be accustomed to, kita dapat menggunakan Gerunds atau Infinitives tanpa perbedaan arti yang sangat jauh. Tetapi biasanya, setelah kata propose, attempt dan intendInfinitive sering digunakan.
    • I can’t bear getting/to get my hands dirty.
      (Saya tidak bisa membiarkan tangan saya kotor)
    • He intends to double the advertising budget.
      (Dia bermaksud untuk menambah anggaran iklan)
  • Sorry + Infinitive =  Meminta maaf atas apa yang sedang atau akan kita kerjakan.
  • Sorry + Gerunds= Meminta maaf atas apa yang telah kita lakukan. Kita dapat membuatnya dengan Gerunds, Perfect Infintive, atau that clause. Artinya tetap sama.
    • Sorry to disturb you. Could I speak to you for a moment?
      (Maaf mengganggu. Bisakah kita bicara sebentar?)
    • I am sorry to have woken you up yesterday. ATAU
      (Maaf karena telah membangunkan Anda kemarin)
    • I am sorry for waking you up yesterday.
      (Maaf karena telah membangunkan Anda kemarin) ATAU
    • I am sorry that I woke you up yesterday.
      (Maaf karena telah membangunkan Anda kemarin)
Leave a Reply